I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson

I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson
I Hate you, But I Miss you My Lovely Lesson | Sob, pernah merasa nggak sih kalau semua pelajaran itu penting? Entah itu pelajaran dari sekolah ataupun pelajaran yang nggak kamu sadari didapat dari luar sekolah. Dan dari semua pelajaran itu, pasti ada pelajaran yang nggak kamu suka. Contohnya, pelajaran Matematika. Penulis mengadakan survey kecil- kecilan tentang pelajaran yang satu ini. Dan hasilnya, 61,5% mengatakan bahwa mereka tidak menyukai Matematika. Alasannya, 30,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena (menganggap matematika) terlalu banyak rumusnya, 23,1% berkata bahwa mereka tidak menyukai Matematika karena malas menghitung, dan 7,7% berkata bahwa mereka tidak menyukai matematika karena faktor guru.


Setelah melihat hasil survey ini kita dapat menyimpulkan bahwa dua dari tiga alasan yang dikemukakan berasal dari diri mereka sendiri. Mereka mengatakan bahwa mereka malas menghitung dan berpikir bahwa matematika terlalu banyak rumusnya. Dalam hal ini, kita sudah lebih dulu pesimis. Merasa diri kita tidak mampu untuk menghafal semua itu. Padahal tuhan telah memberikan kita sebuah otak yang luar biasa, yang mempunyai kapasitas yang juga luar biasa. Kita hanya kurang memaksimalkan kerja otak kita.

Kalian pasti tahu Albert Einstein, beliau itu hanya menggunakan 9,8% kapasitas otaknya untuk menghasilkan maha karya Efek Foto Listrik dan Teori Relatifitas Umum. Sedangkan orang-orang seperti kita, rata- rata hanya menggunakan kurang dari 5% kapasitas otaknya. Mungkin kita nggak perlu menjadi Albert Einstein, tapi kita bisa mengoptimalkan otak kita agar bisa secerdas Albert Einstein.

Berdoa pada Allah agar usaha kita dimudahkan dan diridhoi oleh-Nya

Nah, ini termasuk yang paling penting. Kenapa? Karena tanpa rahmat dan bantuan-Nya kita tidak akan mampu berbuat apa- apa.

Optimis bahwa kita pasti bisa

Karena Allah berprasangka sesuai dengan prasangka hamba-Nya. Jadi kalau kita merasa optimis bahwa kita bisa, maka Allah akan membuat kita menjadi bisa.

Sukses itu perlu usaha, right?

Kalau kita optimis bahwa kita bisa tapi tidak dibarengi dengan usaha, apa “bisa” kamu itu akan terjadi? 100% nggak akan!. Kenapa? Karena kemampuan kamu itu diukur dari usaha kamu. Kalau kadar usaha kamu tinggi, maka kadar kemampuan kamu juga akan tinggi. Begitupun sebaliknya. Jika kadar usaha kamu rendah, pasti kemampuan kamu juga akan rendah.

Kenali pelajaran yang nggak kamu suka itu

Untuk bisa menyukai suatu pelajaran yang nggak kamu suka, kamu harus mengenal pelajaran iu. Apa manfaat pelajaran itu bagi kamu. Karena suatu saat nanti, pelajaran itu akan berguna bagi kamu.

Bisa karena biasa

Kamu mungkin pernah mendengar kata- kata ini. Orang bisa menyukai suatu pelajaran karena dia biasa mempelajari pelajaran itu.
Pertama- tama mungkin kamu terpaksa belajar suatu pelajaran, tapi lama- lama pasti kamu akan terbiasa mempelajari pelajaran itu. Dan setelah kamu terbiasa, kamu pasti akan menyukai pelajaran itu.

Jangan takut salah

Mungkin ini yang sering menghambat para pelajar untuk menyukai suatu pelajaran. Seperi pelajaran Matematika. Rata –rata mereka tidak menyukai pelajaran matematika karena jika melakukan kesalahan takut dimarahi guru.
Sekarang kita coba ubah presepsi itu, mungkin guru memarahi kita (jika kita salah) karena mereka menyayangi kita. Mereka ingin kita menjadi pribadi yang lebih baik.

Jangan malu untuk bertanya

Cobalah tanya pada teman- temanmu yang mampu mengajari kamu tentang pelajaran yang nggak kamu bisa. Ini cukup membantu, loh..!
Ingat, malu bertanya sesat di jalan.

Berjuang dengan usaha diatas rata- rata yang dilakukan orang lain

Kalau kata Ahmad Fuadi, penulis buku Negeri 5 Menara, untuk menjadi orang yang sukses, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha yang dilakukan orang lain. Sama seperti itu, kita hanya perlu berusaha sedikit lebih keras dari usaha teman- teman kita untuk menjadi yang terbaik dalam suatu pelajaran.

Temukan sisi positif dari pelajaran yang nggak kamu suka

Seseorang yang jatuh cinta, bukankah sebelumnya biasa- biasa saja, hanya karena mereka melihat sisi positif dari sesuatu, lama- kelamaan mereka akan nyaman dan akhirnya jatuh cinta, kan? Begitu juga dengan belajar. Jika kamu telah menemukan sisi positif yang membuatmu nyaman dari suatu pelajaran, maka kamu akan mencintai pelajaran itu.


Itulah beberapa tips yang bisa buat kamu mencintai pelajaran yang kamu nggak kamu sukai. So, tunggu apalagi. Yuk, kita cintai pelajaran yang sebelumnya kita benci.
Share This :