3/08/2017

Guruku Pahlawanku

Guruku Pahlawanku | Pada dasarnya, setiap orang di dunia ini menginginkan suatu keberhasilan di dalam menjalani hidupnya. Keberhasilan tersebut dapat diwujudkan dengan meraih prestasi dalam bidang apapun yang bersifat positif, memperoleh pekerjaan yang baik serta layak sehingga dapat memenuhi kebutuhan hidup secara maksimal dan lain sebagainya. Untuk merealisasikan semua itu tentunya tidak mudah dan membutuhkan beberapa syarat.


Syarat utama yang merupakan bekal dasar tak lain adalah pendidikan. Pendidikan dapat kita peroleh dari berbagai sumber, namun mayoritas berasal dari sekolah. Melalui kegiatan bersekolah kita mendapatkan banyak hal seperti ilmu pengetahuan dan keterampilan. Namun, hal tersebut tidak semata-mata dapat kita peroleh dengan sendirinya melainkan harus melalui suatu proses pembelajaran. Proses pembelajaran tersebut dapat berjalan baik dan teratur dengan pengawasan serta bimbingan seorang guru.

Menurut KBBI, guru merupakan seseorang yang pekerjaannya mengajar. Yang diajarkan oleh seorang guru meliputi banyak hal tergantung dari spesialisasi guru tersebut. Misalnya guru salah satu mata pelajaran di sekolah mengajarkan ilmu pengetahuan yang dikuasainya kepada para peserta didik. Dalam hal ini mengajar tidak hanya sebatas memberikan materi, namun juga mendidik serta membentuk kepribadian baik pada diri siswanya.

Ketika kita mempelajari lebih lanjut mengenai perkembangan pendidikan di dunia, maka akan kita ketahui bahwa peran guru sangat penting di dalam mewujudkan keberhasilan suatu pendidikan. Kita dapat mengambil salah satu contoh negara yang mengalami kemajuan pesat di bidang industri dan teknologi yaitu Jepang. Keberhasilan yang dialami negara matahari terbit itu tak lepas dari tingkat pendidikannya yang maju. Sosok yang berperan signifikan di dalam kemajuan pendidikan tersebut adalah guru.

Pemerintah Jepang pun sadar akan pentingnya peran seorang guru. Hal ini terbukti ketika terjadi tragedi bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Ketika keadaan mulai terkendali, hal yang paling dikhawatirkan oleh pemerintah Jepang adalah keselamatan para guru. Hal serupa juga terjadi di Indonesia. Perkembangan pendidikan di negara kita saat ini tak lepas dari peran para tokoh pendidikan yang notabene merupakan seorang pendidik seperti Ki Hajar Dewantara, R.A. Kartini, Dewi Sartika dan lain sebagainya.

Menilik sepak terjang guru di negara kita saat ini, dapat dikatakan bahwa guru sudah cukup berperan dalam mewujudkan kesuksesan pendidikan di Indonesia. Terdapat beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai indikator keberhasilan guru dalam melaksanakan tugasnya, salah satunya adalah tingkat kelulusan peserta didik tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama serta sekolah menengah atas sederajat di Indonesia dari tahun ke tahun yang semakin meningkat. Bahkan, terdapat beberapa daerah di Indonesia yang memiliki tingkat kelulusan peserta didik tahun 2011 yang hampir mencapai 100 persen, seperti Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Timur dan Yogyakarta. Hal ini tentunya sesuai dengan ekspektasi pemerintah dan Kementerian Pendidikan.

Jika dilihat dari segi keberhasilan dalam melaksanakan tugas, maka kita dapat mengatakan bahwa guru di Indonesia termasuk dalam kategori baik. Guru telah mampu memenuhi apa yang diharapkan oleh pemerintah. Namun, kriteria guru yang baik tersebut masih sebatas penilaian sepihak dan belum tentu berlaku apabila kita lihat dari aspek-aspek lain, seperti sikap moral, pembawaan materi ketika mengajar serta tanggung jawab dalam melaksanakan perannya.

Salah satu contoh adalah ketika kita mencoba mencari tahu mengenai bagaimanakah sosok seorang guru di mata para peserta didiknya. Sebagian akan berpendapat bahwa guru yang sehari-harinya mengajari mereka adalah sosok guru yang baik, namun sebagian juga ada yang berpendapat sebaliknya. Hal ini disebabkan oleh penilaian peserta didik yang cenderung melihat baik tidaknya seorang guru dari segi pembawaan materi serta kebijakan-kebijakan khusus yang diterapkan terhadap siswa-siswinya seperti hukuman berdiri di depan kelas bagi yang terlambat dan lain sebagainya. Meskipun kebijakan tersebut sebenarnya bertujuan positif, namun sebagian besar peserta didik justru memberikan respon yang negatif sehingga hal tersebut menjadi kurang efektif.

Hal lain yang saat ini tengah menjadi sorotan banyak pihak tentunya adalah kapabilitas seorang guru ditinjau dari aspek sikap dan moralnya. Seperti yang kita tahu bahwa akhir-akhir ini marak sekali terjadi kasus kriminal yang disebabkan oleh perilaku amoral beberapa oknum guru.

Diantara kasus-kasus yang terjadi mayoritas adalah perilaku aseksual baik antar guru yang bukan suami istri serta yang paling memprihatinkan yakni pelecehan seksual terhadap anak didiknya. Hal yang sangat miris mengingat seorang guru yang seharusnya mengayomi dan memberikan contoh yang baik terhadap murid-muridnya justru menjadi figur antagonis yang mengancam keselamatan sang murid. Hal tersebut secara tidak langsung juga menyangkut tanggung jawab seorang guru dalam melaksanakan tugasnya.

Seorang guru dapat dikatakan baik dan bertanggung jawab apabila ia tidak hanya mampu melaksanakan tugas-tugas pokok seperti mengajar dan memberikan ilmu pengetahuan namun juga harus sanggup menumbuhkan kepribadian serta perilaku terpuji pada diri setiap peserta didik dengan menjadi figur teladan yang baik serta menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari baik ketika berinteraksi di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Terlepas dari kekurangan-kekurangan tersebut, para guru juga memiliki peran yang sangat besar terhadap bangsa dan negara ini. Guru telah terbukti mampu melaksanakan tugas sebagai pendidik generasi penerus bangsa sejak era orde lama hingga sekarang dengan maksimal dan tanpa kenal lelah. Hal ini terbukti ketika bangsa Indonesia tengah mengalami krisis keuangan pada era orde baru yang menyebabkan kesejahteraan kaum guru menjadi terbengkalai.

Para guru tetap melaksanakan tugasnya dengan tulus dan sunguh-sungguh. Kasus-kasus yang terjadi sekarang ini pun hanya melibatkan segelintir oknum guru sehingga tidak adil jika kita meragukan kelayakan semua guru di Indonesia. Bagi segenap bangsa Indonesia, guru merupakan seorang pahlawan. Pahlawan yang tak tergantikan.

Melalui pembahasan di atas, dapat kita ketahui bahwa guru memiliki peran yang sangat penting di dalam memajukan pendidikan di Indonesia. Segala hal yang dilakukan oleh guru ketika mengajar maupun bertingkah laku di dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan penilaian dari berbagai pihak mengenai seperti apakah sosok seorang guru yang baik.


Guru yang baik adalah guru yang tidak hanya mampu melaksanakan tugas sebagai pengajar dengan baik tetapi juga harus sanggup membentuk kepribadian positif pada diri peserta didik yang diawali dengan memberikan contoh yang baik kepada para peserta didiknya. Pada dasarnya, setiap guru merupakan guru yang baik.

Meski masih terdapat beberapa kekurangan pada dirinya, tetap tidak bisa dipungkiri betapa besarnya jasa seorang guru yang telah mendidik dan mengajarkan kita berbagai macam keterampilan, ilmu pengetahuan, serta hal-hal penting lainnya yang berguna bagi kehidupan kita. Bagaimanapun, guru adalah pahlawan dan seorang pahlawan pun juga memiliki kelemahan. Maka dari itu, kita harus menghargai, menghormati serta berterimakasih kepada guru yang telah memberikan cahaya di tengah gelapnya kehidupan.

Guruku Pahlawanku Rating: 4.5 Diposkan Oleh: MotivasiBelajar.com

0 komentar:

Posting Komentar