MGJaMaF4MGRaMGF5NGp5MqFaLSMkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANLITE103

ALASAN UTAMA KENAPA KAMU HARUS TETAP KULIAH

ALASAN UTAMA KENAPA KAMU HARUS TETAP KULIAH - Tidak sedikit kalangan yang berpikiran bahwa kuliah hanya formalitas, dimana kegiatan perkuliahan tidak berbeda jauh dengan pembelajaran di sekolah dulu. Persepsi seperti ini biasanya dianut oleh mereka yang profit oriented, mengukur keberhasilan pendidikan hanya dengan keuntungan ekonomis saja. Seberapa berhasil pendidikan di peruliahan dibukktikan dengan seberapa pandai dia mendapa pekerjaan atau seberapa banyak gaji yang dia peroleh setelah lulus dari kuliah. Hal ini sah sah saja. Apalagi dengan banyaknya orang kaya dunia yang bahkan sama sekali tidak serius dalam pendidikan tingginya / kuliahnya, seperti; Mark Zuckerberg (pendiri Facebook), Steve Jobs (pendiri Apple), Bill Gates (pendiri Microsoft), Bob Sadino (pengusaha Indonsia). Selain mereka, banyak juga sarjana di negeri ini yang berstatus pengngguran. Kehadiran mereka di dunia mungkin akan menggeser paradigma masyarakat umum tentang pendidikan, dimana yang semula optimis dengan pendidikan tinggi, menjadi pesimis dan menganggap bahwa pendidikan tinggi itu tidak penting, yang terpenting adalah kualitas manusianya. Untuk apa kuliah tinggi-tinggi kalau ujung-ujungnya bakalan jadi pengangguran? Ngapain harus kuliah kalau sekarang sudah bisa bekerja. Persepsi ini pun tidak layak untuk dipersalahkan.

Jadi begini, kuliah atau pendidikan tinggi memang tidak menjamin seseorang untuk menjadi orang kaya, namun pendidikan tinggi manawarkan kepada seseorang banyak pilihan. Pilihan-pilihan inilah yang belum tentu dapat dipilih oleh mereka yang lulusan SLTA. Contoh, ketika seseorang masuk dalam institusi pendidikan tinggi, meeka akan mendapatakan sekian banyak mata kuliah dari berbagai bidang. Bukan tidak mungkin mereka yang kuliah di teknik sipil menjadi ahli budaya dan sejarah, seperti halnya Sujiwo Tejo. Bukan tidak mungkin pula mereka yang kuliah di jurusan pendidikan menjadi seorang ahli hukum karena tertarik pada mata kuliah pada mata kuliah permendiknas. Belum lagi mahasiswa yang tergabung dalam UKM dan organisasi-organisasilainya. Inilah yang dimaksud pilihan hanya dapat dipilih oleh mereka yang kuliah. Bahkan mengundurkan diri dari perguruan tinggi pun juga merupakan pilihan bagi para mahasiswa. Celakanya, banyak orang berpendapat pekerjaan yang diperoleh seseorang nantinya setelah lulus kuliah pastinya akan sesuai dengan jurusan kuliahnya, itu salah besar. siapa bilang kuliah management nantinya bakal jadi manager? Siapa bilang pula jurusan pendidikan pasti akan menghantarkan mahasiswanya untuk menjadi guru atau dosen?. Prospek kerja bagi lulusan S1 atau S2 sangatlah luas. Bisa jadi mereka lulusan management hanya menjadi HRD dalam suatu perusahaan. Bisa jadi pula mereka yang jurusan arsitektur atau teknik sipil menjadi seorang desainer karena sangat ahli dalam mengoperaskan auto cad, photoshop, dan corel draw. Bahkan penulis adalah sarjana pendidikan yang nyatanya sekarang bekerja sebagai penulis dan editor dari penerbit buku. Tidak sedikit pula rekan penulis yang sama-sama dari jurusan pendidikan sekarang bekerja di bank dan PT KAI. Kami bukan bermaksud untuk melenceng, tapi lebih kepada pengambilan kesempatan untuk menentukan pilihan yang kami temui ketika masuk dalam jenjang perkuliahan. Nah, jadi kenapa kamu harus kuliah? Karena dengan kuliah kamu akan menemukan banyak pilihan untuk menemukan siapa kamu sebenarnya, ingatlah bahwa, orang besar selalu berani mengambil langkah besar. dan jenjang perkuliahan adalah jalan utama untukmu menjadi orang besar.
Share This Article :
5437595235581986538